administration page

September 13, 2008

Walimatul ‘Ursi (Resepsi)

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 8:45 am

Pelaksanaan walimatul ‘ursi adalah suatu bentuk ibadah dalam rangkaian ibadah pernikahan. Tentunya dalam beribadah apabila kita ingin memperoleh ridha dari Allah subhanahu wa ta’ala, kita harus benar-benar ikhlas dalam pelaksanaannya.

“Barang siapa mengharap bertemu Allah maka beramal sholehlah dan jangan menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.”

Dalam sebuah kajian beberapa hari lalu, seseorang menyampaikan bahwa dalam acara walimahan, paling tidak ada tiga hal yang itu dapat merusak nilai ibadah walimahan: kebanggaan, isrof (berlebih-lebihan) dan berkumpulnya laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim (tidak dipisah).

Wallahu ‘alam…

August 31, 2008

Bulan Ramadhan

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 12:18 am

Alhamdulillah, sebentar lagi akan kita jumpai bulan Ramadhan. Beruntung sekali Allah memberikan kita umat Islam, satu bulan yang penuh dengan kemuliaan ini.

Kalau kita cermati, ada beberapa sasaran yang dituju pada bulan Ramadhan ini:

Yang pertama adalah perut. Kalau kita telusuri, banyak sekali permasalahan-permasalah yang terjadi ternyata bersumber dari perut ini. Nah, di bulan Ramadhan ini kita diwajibkan untuk melaksanakan shiyam/puasa. Tidak seperti biasa, perut kita ini dapat dengan seenaknya diisi dengan berbagai makanan. Paling tidak selama 13 jam perut ini diistirahatkan, dikontrol dan dikendalikan. Pada waktu berbuka-pun, kita dianjurkan untuk berbuka dengan yang ringan, sebiji korma atau satu teguk air sudah cukup untuk membatalkan puasa.

Sasaran kedua adalah hati kita. Pada malam hari kita melaksanakan Qiyamul Lail atau sholat malam, atau sering disebut dengan tahajud. Tahajud mempunyai arti meninggalkan tidur. Yang semestinya waktu untuk tidur, kita tinggalkan untuk menghadap sang Khaliq. Yang semestinya kita dapat tidur dengan pulas, kita paksakan diri ini untuk berdo’a kepada Allah.

Setelah perut, sasaran selanjutnya adalah akal. Sudah menjadi hal umum, di masjid-masjid banyak menyelenggarakan kegiatan tadarus Al-Qur’an. Membaca dan menghafal ayat-ayat Quran merupakan hal yang sangat baik, akan tetapi lebih baik lagi kita dapat mempelajari dan mengamalkannya, dan itu adalah tujuan diturunkannya Al-Qur’an.

Insya Allah, ketiga hal tersebut akan menghantarkan kita menjadi orang yang bertaqwa, seperti yang difirmankan Allah, la’allakum tattaquun.

Saling mema’afkan diantara kita, dengan jiwa yang bersih mari kita sambut bulan Ramadhan ini dengan meningkatkan amal ibadah kita. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita, memberi ampunan terhadap kesalahan dan dosa-dosa kita baik yang sengaja maupun tidak sengaja. Amin

August 21, 2008

Sayembara Nama Warnet

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 12:38 am

Alhamdulillah…tinggal menghitung hari (paling cepat satu minggu), soft opening warnet akan dilaksanakan, tapi sampai detik ini belum ada nama warnet yang cocok. Ada beberapa usulan dari teman-teman: LIME ICE NET, LIME NET, BARIKLANA NET, FRESH NET.

Oleh karena itu, saya mengadakan sayembara tidak berhadiah untuk pemberian nama warnet. Temen2 ada usulan?

August 10, 2008

Blog Uswatun Hasanah

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 2:24 pm

Pernah baca blog ini? Tidak sengaja waktu searching di google saya mendapatkan blog tersebut. Sangat menarik isinya.

Tidak salah jika blog tersebut diberi nama uswatun hasanah, kira-kira dalam bahasa Indonesia contoh yang baik. Banyak sekali pengetahuan agama yang dapat diperoleh dari blog tersebut. Menyadarkan saya akan banyak hal.

Coba saja baca di bagian ini

Kunci surga itu milik Allah, bukan milik manusia manapun. Jadi kita tidak perlu pusing atau khawatir. Memang kalau kunci surga itu berada ditangan salah seorang manusia , maka mungkin dia hanya mengijinkan jamaah atau kelompoknya saja untuk masuk ke dalam surga.

Kadang aku merasa heran dan sangat prihatin dengan berkembangnya budaya menghujat dan mencaci maki ulama dan gerakan islam saat ini, yang dilakukan kalangan muslim.

Benar juga yang disampaikan ukhti ini, coba lihat di sekitar kita, perilaku saling menghujat sering terjadi.

Atau dibagian ini, bercerita tentang kebiasaan manusia yang mudah mengeluh ketika diuji suatu musibah.

Monggo temen-temen kalo tertarik silahkan kunjungi sendiri, kl saya tulis disini semuanya, lha nanti gak ada yang nengok blog tersebut :D

August 1, 2008

Orang yang Bertaqwa

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 12:18 am

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Surat Al-Baqarah ayat 183 tersebut sudah sering kita dengar, terutama menjelang dan ketika kita berada di bulan Ramadhan. Ada yang menaraik dari kutipan ayat tersebut, yaitu pada kata لَعَلَّكُمْ. Dalam kaidah bahasa, kata لَعَلَّكُمْ apabila yang mengucapkan adalah Allah, maka bermakna kepastian. Sedangkan apabila mengucapkan kita manusia, bermakna harapan.

“Agar kamu menjadi orang bertaqwa”. Yang menjadi pertanyaan adalah, seperti apakah orang bertaqwa itu?

Dalam surat Ali-Imron ayat 15:

“Katakanlah wahai Muhammad: Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?……” Yang demikian itu apa?

Ayat tersebut berkaitan erat dengan ayat sebelumnya, yaitu ayat 14:

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”

Sudah pasti, masing-masing diri kita ini menyukai lawan jenis. Sudah berabad-abad kehidupan manusia, ada hal yang tidak berubah mengenai kesenangan manusia, yaitu kesenangan akan lawan jenis, cinta dan sayang terhadap anak, suka dengan harta, ladang dan ternak. Hal itu masih akan tetap berlangsung seterusnya, tidak memandang apakah ia mukmin atau kafir, semua sama.

Akan tetapi Allah memberitahukan kepada kita, bahwa ada yang lebih baik dari semua itu, yaitu: ”…untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.”

Makna taqwa menurut bahasa adalah hati-hati dan takut. Hati-hati dalam setiap perilaku kita, takut akan dosa yang kita lakukan. Sungguh mulia orang yang bertaqwa, hidup di dunia tidak hanya berhenti pada bagaimana memperoleh jodoh yang ia senangi, bagaimana mengeruk dan menimbun harta, memiliki anak-anak yang tampan, cantik dan pintar. Merupakan suatu kewajaran, manusia menyukai hal-hal tersebut, bahkan suatu yang pasti. Akan tetapi orang yang bertaqwa, pandangan hidupnya jauh tidak hanya berhenti pada kesenangan-kesenangan tersebut. Pemikirannya jauh, tidak hanya berhenti pada sesuatu yang sifatnya tidak abadi.

Kesenangan-kesenangan tersebut dapat kita rasakan ketika kita masih hidup, tapi semua itu akan habis ketika kita mati, semuanya itu tidak akan menemani kita di alam kubur.

Ketika kita masih hidup, kita masih ditemani dengan kesenangan-kesenangan tersebut. Ketika kita meninggal, hanya anak atau kerabat kita yang menemani, tapi hanya sampai pada acara pemakaman. Tapi di dalam kubur tidak ada yang menemani kita. Hanya ada satu yang mau menemani kita, yaitu amal sholeh, itu teman kita.

Surga yang kita kekal berada di dalamnya, dan keridhaan dari Allah adalah lebih baik dari semua itu. Bukan berarti kita tidak boleh memiliki kesenangan-kesenangan tersebut. Yang tidak boleh luput dari perhatian kita adalah, bagaimana besok kita setelah mati. Bagaimana kita bisa memanfaatkan yang kita miliki saat ini, menjadi amal sholeh bagi kita, menjadi teman kita di akhirat nanti. Karena hanya itu teman kita.

Masih banyak ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mengungkap tentang sifat-sifat orang bertaqwa. Berikut kutipan lengkap ayat 14-15 surat Ali-Imron:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاء وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

قُلْ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيْرٍ مِّن ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَاد

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

“Katakanlah: “”Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.”

Wallahu a’lam bishawab.

July 29, 2008

Mendidik Anak Beragama

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 3:31 am

Assalamu’alaikum…. Alhamdulillah pagi hari ini terasa segar di badan, pikiran juga sudah terasa enteng setelah melewati beberapa hari yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Kemaren sore tidak sengaja saya menemukan sebuah buku Karya Gazali Thaib, isinya tentang nasehat Luqman.

Buat saya isi dari buku tersebut sangat menarik, terutama sekali buat temen-temen yang sudah berkeluarga. atau yang belum berkeluarga, pasti pingin berkeluarga jugakan? :)

Monggo kalo teman-teman ada yg mau membaca sebagian isi dari buku tersebut. Download nasehat-luqman-mendidik-anak

July 25, 2008

Menyambut Hari Anak Nasional

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 6:25 am

Ketika Nabi Muhammad SAW berjalan-jalan, beliau berpapasan dengan seorang ibu bersama anaknya yang masih kecil. Oleh Nabi, anak tersebut digendongnya. Tiba-tiba anak tersebut mengompol, karena malu, sang ibu ‘merebut’ anaknya dan seketika itu juga memukulnya.

Melihat kejadian tersebut, Nabi Muhammad SAW memberi peringatan keras pada sang ibu. “Bajuku ini bisa dicuci dan keringkan dalam beberapa jam, akan tetapi tindakan yang kau lakukan itu akan membekas untuk waktu yang sangat lama”.

Mari sayangi anak-anak kita. Kekerasan sering terjadi dari orang dewasa terhadap anak-anak di lingkungan sekitarnya. Kepribadian seseorang terbentuk dari sikap lingkungan sekitarnya, mulai dari ia lahir hingga saat ini.

July 23, 2008

Contoh Undangan Manten

Filed under: humor — tohithadi @ 2:46 am

Dapat kiriman email dari seorang teman yang sekarang mengais rejeki di Libya:

July 22, 2008

TADZKIRAH

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 6:17 am

I. AL-AN’AM

115. Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur’an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

116. Dan jika menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).

117.Sesungguhnya Tuhamnu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk.

II. YUNUS

32. Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?

33. Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman.

III. THAAHAA

124. Dan barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

125.Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”

IV.AL-HASYR

18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

19. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

20. Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung.

21. Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.

July 20, 2008

Karena Prasangka Buruk dan Menggunjing

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 11:25 pm

Jangan berprasangka buruk terhadap orang lain. Karena itu akan merubah sikap kita terhadap orang yang bersangkutan, dari baik menjadi tidak baik…

Jangan menggunjing kejelekan orang lain, karena itu sama saja kita mengajak orang lain untuk membenci atau bersikap negatif terhadap orang yang bersangkutan…

Pada awalnya hubungan baik-baik saja, tapi setelah berprasangka buruk dan menggunjing, sikap kita akan berubah. Kita akan terbawa perasaan benci, tidak simpatik bahkan bermusuhan bisa saja terjadi.

Jangan sampai berprasangka buruk, menggunjing dan memfitnah. Sungguh kasihan orang yang bersangkutan, apabila yang ‘dituduhkan’ orang lain terhadapnya itu tidak benar.

Buat sahabat saya, sabar saja. Insya Allah kebenaran akan terungkap, tidak hari ini, esok hari, jika tidak lusa, atau mungkin bulan depan, atau tahun depan. Yang pasti di akhirat akan terbukti.

« Previous PageNext Page »

Blog at WordPress.com.