administration page

July 29, 2008

Mendidik Anak Beragama

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 3:31 am

Assalamu’alaikum…. Alhamdulillah pagi hari ini terasa segar di badan, pikiran juga sudah terasa enteng setelah melewati beberapa hari yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Kemaren sore tidak sengaja saya menemukan sebuah buku Karya Gazali Thaib, isinya tentang nasehat Luqman.

Buat saya isi dari buku tersebut sangat menarik, terutama sekali buat temen-temen yang sudah berkeluarga. atau yang belum berkeluarga, pasti pingin berkeluarga jugakan? :)

Monggo kalo teman-teman ada yg mau membaca sebagian isi dari buku tersebut. Download nasehat-luqman-mendidik-anak

July 25, 2008

Menyambut Hari Anak Nasional

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 6:25 am

Ketika Nabi Muhammad SAW berjalan-jalan, beliau berpapasan dengan seorang ibu bersama anaknya yang masih kecil. Oleh Nabi, anak tersebut digendongnya. Tiba-tiba anak tersebut mengompol, karena malu, sang ibu ‘merebut’ anaknya dan seketika itu juga memukulnya.

Melihat kejadian tersebut, Nabi Muhammad SAW memberi peringatan keras pada sang ibu. “Bajuku ini bisa dicuci dan keringkan dalam beberapa jam, akan tetapi tindakan yang kau lakukan itu akan membekas untuk waktu yang sangat lama”.

Mari sayangi anak-anak kita. Kekerasan sering terjadi dari orang dewasa terhadap anak-anak di lingkungan sekitarnya. Kepribadian seseorang terbentuk dari sikap lingkungan sekitarnya, mulai dari ia lahir hingga saat ini.

July 23, 2008

Contoh Undangan Manten

Filed under: humor — tohithadi @ 2:46 am

Dapat kiriman email dari seorang teman yang sekarang mengais rejeki di Libya:

July 22, 2008

TADZKIRAH

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 6:17 am

I. AL-AN’AM

115. Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur’an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

116. Dan jika menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).

117.Sesungguhnya Tuhamnu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk.

II. YUNUS

32. Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?

33. Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman.

III. THAAHAA

124. Dan barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

125.Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”

IV.AL-HASYR

18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

19. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

20. Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung.

21. Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.

July 20, 2008

Karena Prasangka Buruk dan Menggunjing

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 11:25 pm

Jangan berprasangka buruk terhadap orang lain. Karena itu akan merubah sikap kita terhadap orang yang bersangkutan, dari baik menjadi tidak baik…

Jangan menggunjing kejelekan orang lain, karena itu sama saja kita mengajak orang lain untuk membenci atau bersikap negatif terhadap orang yang bersangkutan…

Pada awalnya hubungan baik-baik saja, tapi setelah berprasangka buruk dan menggunjing, sikap kita akan berubah. Kita akan terbawa perasaan benci, tidak simpatik bahkan bermusuhan bisa saja terjadi.

Jangan sampai berprasangka buruk, menggunjing dan memfitnah. Sungguh kasihan orang yang bersangkutan, apabila yang ‘dituduhkan’ orang lain terhadapnya itu tidak benar.

Buat sahabat saya, sabar saja. Insya Allah kebenaran akan terungkap, tidak hari ini, esok hari, jika tidak lusa, atau mungkin bulan depan, atau tahun depan. Yang pasti di akhirat akan terbukti.

July 13, 2008

Alhamdulillah, berkat empek-empek…

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 11:49 am

Dua hari badan terasa tidak fit, masuk angin. Wah kl sudah masuk angin, otomatis seluruh aktifitas berhenti, padahal masih ada dua permintaan proposal yang harus saya selesaikan: proposal pembuatan SIM apotik dan pembuatan website.

Sore hari adik saya pulang dari rapat guru membawa oleh-oleh makanan favorit saya, empek-empek(ato pempek?) Alhamdulillah, setelah makan empek-empek badan saya terasa lebih segar, meskipun belum benar-benar fit, tapi saya sudah bisa melanjutkan kerjaan yang harus saya selesaikan.

Gara-gara makan empek-empek badan terasa lebih segar, koq bisa y? Gimana dengan makanan favorit saya yang lain? sate, tongseng, soto ato nasgor? Dasar orang aneh :D

Update: ternyata dugaan saya meleset, gak sampai setengah jam, badan saya kembali seperti semula, masuk angin. Mungkin saya harus mencoba Tongseng minum obat penurun panas, padahal saya paling anti sama obat kimia.

Empek-empek bukan obat penurun panas, tapi obat lapar. Itu khasiatnya.

July 9, 2008

Gunung Semeru Waktu itu

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 5:15 am

Seekor burung menggigil kedinginan. Sayap menutup rapat seluruh badannya, leher cantik hampir tak tampak tenggelam dalam sayapnya, kakipun juga. Keindahan burung itu di siang dingin ini sama sekali tak tampak, semua burung tampak sama seperti itu. Tak terdengar kicau burung, hanya hembusan angin.

Kabut melayang berat diantara sela-sela daun dan ranting. Rintik-rintik embun jatuh dengan deras. Dingin yang teramat sangat!! Ya, Agustus di Gunung Semeru.  

Bulan Agustus 2001, kami menyusun rencana untuk mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru ( 3.676 m). Modal nekat adalah modal utama kami dalam setiap pendakian gunung. Terbukti kami hanya mendaki berdua saja, tanpa mengetahui medan yang akan kami lalui, tanpa peduli nanti resiko apa yang akan kami hadapi, tanpa peduli keluarga mengkhawatirkan kami.

Menggunakan kereta ekonomi, tanpa karcis kami berdua sampai ke terminal terakhir. Dari Malang dengan naik angkot jurusan Tumpang, kemudian menuju desa Ranupane menggunakan Jeep ongkosnya Rp. 6.000 sampai Rp. 10.000 ,- per orang. Hmm satu Jeep diisi sepuluh orang+perbekalan.

Desa Ranupane adalah desa terakhir dan tempat untuk melapor bagi para pendaki untuk naik. Disebut Ranupane karena terdapat danau/Ranu. Di Ranupane kami bertemu dengan rombongan pendaki dari jogja, waduh saya lupa nama mereka, kl gak salah mereka punya basecamp di dekat Borobudur Palza Jogja.

Kami istirahat sebentar, sembari menikmati jajanan disekitar desa Ranupane, Rawon. Ya, Rawon dengan tambahan cabe segedhe wortel. Kata penduduk sekitar, cabe tersebut hanya dapat ditanam di lereng-lereng gunung.

Perjalanan ke Puncak G. Semeru dimulai dan desa Ranupane menuju Ranu Kumbolo setelah kami beristirahat sekitar 2 jam. Berjalan melalui jalan setapak, jaraknya 13 Km, perjalanan menuju Ranu Kumbolo tidaklah terlalu terjal dengan memakan waktu sekitan 3-4 jam perjalanan, kami sampai di Ranukumbolo malam hari.

Subhanallah!!! Itulah kata yang pertamakali terucap ketika melihat keindahan danau Ranukumbolo. Terdapat danau yang luas, bersih dan tenang. Dikelilingi pepohonan, dan rerumputan. Para pendaki dapat mendirikan tenda di pinggir danau tersebut. Ranukumbolo di malam hari sangatlah menakjubkan, pantulan cahaya penerangan dari tenda-tenda pendaki memantul di permukaan danau, kami seolah-olah melihat dermaga di tengah-tengah gunung! 

Pagi hari ketika kami keluar dari tenda, kami terkejut, rerumputan yang tumbuh di danau tersebut tertutup kristal-kristal salju embun yang membeku. Memang pagi itu sangat dingin, badcover dan jaket tebal tidak sanggup menahan dinginnya pagi itu. Kami perkirakan saat itu mungkin suhu mencapai 0 derajat celcius.

Di atas permukaan danau, melayang-layang kabut tipis ditiup angin lembut, hampir keseluruhan permukaan danau tertutup kabut. Baru kali ini kami mendaki gunung disuguhi pemandangan yang sangat menakjubkan.

Tanjakan Cinta, boleh dibilang sebagai ujung dari Ranukumbolo yang berbatasan dengan padang rumput yang luas. Tanjakan pendek yang sangat terjal. Diberi nama Tanjakan Cinta karena menurut mitos, apabila ada yang sanggup melewati tanjakan tanpa beristirahat, maka cintanya akan lancar dan langgeng… hehe

Setelah bermalam selama dua hari sembari menikmati suasana yang sangat syahdu menakjubkan,  perjalanan kami lanjutkan menuju Kalimati melalui padang rumput dan hutan cemara. Disini kita dapat mendirikan tenda, dan apabila kita membutuhkan air dapat menuju Sumbermani, kearah barat menelusuni pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh perjalanan 1 jam pulang pergi. Tetapi kami tidak berminat untuk mendirikan tenda disini, istirahat sebentar, kami lanjutkan perjuangan  perjalanan kami menuju puncak.

Selanjutnya kami sampai di Kalimati sekitar jam 7 malam, kami putuskan untuk mendirikan tenda sembari menunggu waktu yang tepat untuk menuju puncak Gunung Semeru. Kondisi tanah disini kurang stabil dan sering tenjadi tanah longsor.

Dari Kalimati biasanya para pendaki memulai pendakian menuju puncak pagi-pagi sekali, yaitu sekitar pukul 2 – 3 pagi dengan melalui hutan cemara 1 jam dan bukit pasir selama 2 – 3 jam untuk sampai di puncaknya, dengan keadaan jalan yang terjal menanjak disertai longsoran pasir dan batu, paling tidak batu sebesar ember.

Sebenarnya perjalanan terberat dari Ranupane sampai ke puncak adalah disini. Harus melawan udara tipis, longsoran batu dan pasir, apalagi kalo siang panas teriknya seperti disengat lebah. Setiap melangkah dua langkah, akan longsor turun satu langkah. Belum lagi mata dan telinga kami harus sigap menghindari kalu-kalau ada batu sebesar becak ember yang longsor.

Alhamdulillah… Setelah melalui perjuangan yang berat, akhirnya kami sampai di puncak Gunung Semeru, ato sering disebut juga Puncak Mahameru. Lutut kami menyentuh tanah, diikuti kedua telapak tangan. Jidat dan hidung-pun mengikut lutut dan telapak tangan kami. Kami bersujud syukur dengan penuh haru dan takjub. Kami sudah berdiri di tanah tertinggi di Pulau Jawa, di Puncak Mahameru ini.

Dari puncak ini akan terlihat kawah yang disebut Jonggring Saloko dan yang uniknya setiap 10-15 menit sekali menyemburkan batuan vulkanis dengan didahului asap yang membumbung tinggi. Suhu di puncak Mahameru dingin sekali yaitu 0-4 C yang kadang-kadang berkabut tebal disertai badai angin.

Ada satu momen yang menarik disini, karena bertepatan dengan hari kenerdekaan RI, kami para pendaki yang saat itu berada di puncak, mengadakan upacara bendera. Persis seperti sewaktu sekolah. Ada pemimpin upacara, pembaca teks Pancasila, UUD, dan yang paling mengharukan ketika kami menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hiks..hiks..banyak diantara kami menitikkan air mata, sekian tahun saya mengikuti upacara bendera, baru kali ini saya bisa terharu.

Kami tidak bisa berlama-lama di Puncak Mahameru, segera kami turun kembali langsung menuju Ranukumbolo, sebagai tempat peristirahatan kami. Ada pengalaman yang tak terlupakan sewaktu turun dari Gunung Semeru. Kami sempat terpisah satu dengan lainnya. Bingung, kalut, cemas. Saya mengira teman saya terperosok di jurang, begitu juga dengan perkiraan teman saya. Kami bisa bertemu kembali setelah malam hari di Ranukumbolo.

Buat teman seperjalanan saya, kapan nih mau naik gunung lagi? Hmm kayaknya sudah tidak memungkinkan, mengingat usia kesibukan masing-masing. Mungkin tulisan ini bisa mengobati rasa kangen, kangen hawa dingin dan bau harum bunga Edelweis.

July 8, 2008

Litle Tips Buat Menghemat Biaya Langganan Internet (Volume Based)

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 12:25 pm

Apakah penghasilan Anda terbatas? Apakah Anda memekai layanan Internet berdasarkan berapa kilobyte pemakaian? Apakah biaya internet Anda membengkak? Anda tidak harus Silahkan ikuti tip-tip berikut ini (koq kayak iklan ya :D )

  1. Disable image
  2. Disable Javascript
  3. Block pop up
  4. Disable java

Tip ini tidak berlaku ketika Anda melakukan registrasi yang memerlukan input kode ferifikasi, karena umumnya kode verivikasi pake image. Silahkan mencoba

July 6, 2008

Migrasi dari XLGPRS ke Telkomsel Flash

Filed under: Uncategorized — tohithadi @ 2:35 pm

Terhitung mulai tanggal 2 Juli kemaren, seluruh pelanggan xlgprs tidak bisa lagi menikmati layanan akses internet unlimited dari XL. Sayang sekali, saya memaki layanan dari XL tersebut belum genap setengah tahun.

Kl dihitung-hitung rugi, belum balik modal, lha wong saya make layanan tersebut buat bisnis jew, buat nyari proyek.

  1. Biaya registrasi Rp. 620ribu
  2. Biaya bulanan Rp. 260ribu (dikalikan 5 bulan=Rp. 1,3jt)
  3. Ditambah bulan ini saya sudah terlanjur bayar 260rb, padahal gak nyampe 2 minggu layanan udah ditutup :(

Untungnya ada operator lain yg dengan baik hati menyediakan layanan akses internet unlimited dengan harga jauh lebih murah (kl untuk layanan gak tau ya, hehe).

Dua hari ini saya coba pake yang volume based, utk GPRS menurut saya lebih bagus XL daripada Flash, kl untuk 3G, saya gak tau….maklum belum punya modem 3G :D

Hari jum’at saya registrasi ke GRAPARI, mungkin perlu waktu sekitar 1 minggu prosesnya. Moga-moga saja lancar, biar dapur bisa ngebul bisa internetan lagi.

Ada yang punya pengalaman pake Telkomsel Flash? Buruk ato baik?

Update: Terimakasih buat XL yang sudah memberikan layanan GPRS unlimited, sangat membantu usaha saya selama ini… Saya harap dari XL ada program lain sebagai penggantinya

Blog at WordPress.com.